JAKARTA, 26 Mei 2026 – Salah satu perusahaan anak di bawah naungan Yayasan Kesejahteraan Pekerja (YKP) BRI, PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS), telah sukses menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025. Pertemuan penting ini dilaksanakan pada hari Selasa, 26 Mei 2026, guna membahas performa kerja tahun lalu sekaligus menetapkan langkah strategis perseroan ke depan.

Rapat ini dihadiri oleh para pemegang saham perseroan yang sah, yaitu Yayasan Kesejahteraan Pekerja (YKP) BRI sebagai pemegang saham mayoritas (95%) dan Dana Pensiun (Dapen) BRI (5%). Kehadiran para pemegang saham menegaskan komitmen penuh dan dukungan terhadap tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) di lingkungan PKSS.

Lima Agenda Utama Rapat Dalam RUPST ini, perseroan membahas dan mengambil keputusan penting atas lima mata acara rapat utama, yaitu:

  1. Persetujuan Laporan Tahunan & Pengesahan Laporan Keuangan Buku 2025: Rapat menyetujui Laporan Tahunan serta mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan yang berakhir pada 31 Desember 2025. Laporan keuangan perseroan ini berhasil meraih opini "Wajar dalam semua hal yang material" dari Kantor Akuntan Publik (KAP) Ernst & Young Indonesia. Sejalan dengan pengesahan tersebut, pemegang saham memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada jajaran Direksi atas tindakan pengurusan selama periode bersangkutan.
  2. Persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris: Pemegang saham menerima baik laporan pengawasan yang dijalankan oleh Dewan Komisaris sepanjang tahun buku 2025 sebagai pengawas dan penasihat manajemen perseroan. Atas dedikasi tersebut, hak pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) juga diberikan kepada jajaran Dewan Komisaris. Dewan Komisaris mengapresiasi upaya optimal Direksi dan seluruh pekerja dalam menjaga pertumbuhan bisnis, khususnya dalam memperluas jangkauan portofolio kepada klien-klien baru.
  3. Penetapan Penggunaan Laba Bersih Peseroan : Pemegang saham menyepakati pembagian dividen tahun buku 2025 yang akan didistribusikan secara proporsional kepada YKP BRI dan Dapen BRI sesuai dengan porsi kepemilikan saham masing-masing. Adapun pembayaran dividen direncanakan akan dilakukan sebanyak 6 (enam) kali secara bertahap mulai bulan Juni hingga November 2026. Sementara itu, sisa laba bersih ditetapkan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan internal perseroan.
  4. Penetapan Tantiem Direksi dan Dewan Komisaris: Agenda ini memutuskan untuk memberikan wewenang dan kuasa kepada Pemegang Saham dalam menetapkan ketentuan tantiem bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2025 yang akan disampaikan secara resmi melalui surat tersendiri.
  5. Penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP) Buku 2026: Rapat memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menunjuk Akuntan Publik atau Kantor Akuntan Publik (minimal Tier 1) yang akan mengaudit laporan keuangan perseroan untuk Tahun Buku 2026. Penunjukan tersebut wajib dikonsultasikan terlebih dahulu dengan YKP BRI selaku pemegang saham mayoritas.

Komitmen Masa Depan Melalui pelaksanaan RUPST Tahun Buku 2025 ini, PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS) bersama dengan YKP BRI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, memperkuat mitigasi risiko operational, serta mendorong efisiensi di berbagai lini bisnis.

Sebagai penyedia solusi human resources dan layanan pengelolaan tenaga kerja terpadu, PKSS siap melangkah di tahun buku baru dengan strategi yang lebih adaptif dan inovatif demi memberikan kontribusi nilai tambah yang optimal bagi ekosistem BRI Group dan para pemangku kepentingan.